"SELAMAT DATANG DI BLOG EKOGEO"(Pendidikan, Geografi dan Lingkungan)

Sabtu, 10 September 2016

PERAK : LOGAM MULIA YANG DIKENAL SEJAK ZAMAN PRASEJARAH

    Perak atau Argentum adalah unsur kimiadengan lambang Ag dan merupakan salah satu logam mulia. Dalam keadaan murni, perak berwarna putih serta bersifat lunak dan lentur sehingga mudah ditempa. Dalam sistem periodik perak terdapat pada golongan 1B periode 5. Nomor atom perak adalah 47 dan massa atom relatifnya 107,87 gr/mol. Logam ini memiliki titik didih pada suhu 2.212oC dan titik leburpada suhu 961,9oC. Perak telah dikenal sejak zaman prasejarah. Tidak ada yang tahu secara pasti siapa yang pertama kali menemukan logam ini. Yang jelas perak telah dikenal manusia sejak tahun 3000 SM. Struktur kristal perak berbentuk kubus. Perak memiliki jumlah proton/elektron sebesar 47 dan neutron 61.
Argentit
    Di kulit bumi, perak terdapat dalam bentuk unsur bebas bercampur dengan emas dan tembaga, disamping sebagai bijih argentik yang mengandung sulfur/belerang. Campuran perak atau bijihnya dilarutkan kedalam larutan nitrium sianida untuk menghasilkan senyawa kompleks perak sianida. Senyawa ini kemudian direduksi dengan seng untuk mendapatkan logam perak murni. Reaksi ini menghasilkan kristal perak dan larutan tembaga nitrat yang berwarna biru kehijauan. Selain itu perak juga bisa didapat dengan ektraksi penyelupan senyawa logam lain seperti tembaga, timah, atau seng kedalam larutan perak nitrat. Tambang perak terbesar terdapat di kawasan Amerika Utara, Meksiko, Peru dan Rusia. Bijih perak yang diperoleh dari pertambangan lalu dilelehkan . Logam yang dihasilkan kemudian dimurnikan untuk memisahkan logam-logam yang tercampur. Di Indonesia sendiri logam perak diproduksi sebagai hasil sampingan pada pengolahan tembaga seperti di Papua.
Sifat Perak
    Perak terlalu lunak untuk digunakan dalam keadaan murni. Pada umumnya logam ini dijadikan aliase (Campuran logam yang terbentuk karena pelelehan) dengan logam lain seperti tembaga, aluminium, emas, timah dan seng. Selain itu, perak dimanfaatkan sebagai katalis (zat yang dapat mempercepat atau memperlambat reaksi) 
    Senyawa perak banyak digunakan sebagai reagen (bahan yang dipakai dalam reaksi kimia) misalnya perak nitrat. Adapun perak klorida dan perak bromida digunakan untuk pembuatan film dan kertas foto. Perak lebih keras daripada emas, tetapi lebih lunak daripada tembaga. Karena dapat lunak dan lentur, logam ini dapat ditempa menjadi lembaran yang begitu tipis sehingga tembus cahaya atau ditarik menjadi kawat yang sangat halus. Perak stabil di udara dan air murni serta kan berkilauan jika terkena ozon, hidrofen sulfida, atau udara yang mengandung sulfur atau belerang.
Pemanfaatan Perak
    Perak umumnya dibentuk menjadi perhiasan atau uang logam. Peralatan makan seperti sendok dan garpu juga banyak yang dibuat dari perak. Selain itu, logam ini juga dipakai dalam industri elektronik sebagai bahan baku plat elektronik dan komputer serta pembuatan film fotografi. Industri fotografi sangat banyak menghabiskan perak untuk film dan kertas foto. Perak juga digunakan untuk menyepuh permukaan suatu benda, seperti dalam mata uang. Biasanya, benda sepuhan perak lebih kuat dan lebih murah daripada perak sejati.
   Perak juga merupakan logam yang memiliki daya hantar listrik yang baik, tidak teroksidasi oleh udara, dan tidak bereaksi terhadap asam. Perak murni memiliki konduktivitas listrik dan panas terbesar dari semua logam. Akan tetapi, perak tidak digunakan sebagai kabel listrik, karena harganya yang mahal.Pada masyarakat di indonesia perhiasan dari perak banyak digemari, karena selain indah harganyapun tidak terlalu mahal. Di bidang kedokteran, perak digunakan dalam pembedahan dan kedokteran gigi. Gigi palsu manusia juga banyak dibuat dari logam ini.

Perak Argentit
 Mineral Perak
 Miniatur Borobudur terbuat dari Perak Kotagede, Yogyakarta
Butiran Perak genure

OASIS : MATA AIR DI PADANG PASIR

    Oasis merupakan sumber mata air yang terdapat di daerah gurun pasir. Biasanya lokasi oasis ditumbuhi berbagai pepohonan dan tumbuhan hijau lainnya. Air yang ada di di oasis biasanya berasal dari tempat jauh yang mengalir melalui bawah tanah gurun pasir yang muncul sebagai mata ir ataupun membentuk kolam air . Selain itu air di Oasis dapat juga berasal dari air hujan di pegunungan yang mengalir ke gurun karena terletak berdekatan.
    Lokasi oasis merupakan tempat terpenting dalam sejarah perdagangan di daerah gurun. Karavan para pedagang berhenti di wilayah sekitar oasis untuk mengambil air yang telah habis dipakai sepanjang perjalanan mereka. Misalnya Oasis Awjila, Ghadames, dan Kufra di Libya merupakan jalur penting yang menghubungkan perdagangan antara wilayah Utara-Selatan dan Timur-Barat yang melalui gurun Sahara.
Oasis
Flora-Fauna
    Tanah subur di gurun pasir , khususnya di sekitar Oasis, banyak ditumbuhi oleh pepohonan dan tumbuhan hijau lainnya. Di daerah itu tanaman hidup dengan subur. Hal ini berarti di daerah itu terdapat sumber mata air yang dapat memberikan kehidupan terhadap tanaman, juga terhadap manusia. Oleh karena itu hampir semua wilayah di sekitar oasis digunakan untuk pertanian dan pemukiman. Oasis tidak hanya meliputi daerah sempit yang ditumbuhi beberapa pohon palem, namun terkadang merupakan sebidang tanah subur  yang luas sehingga bisa menghidupi hingga dua juta orang penduduk. Adapun hewan yang biasa digunakan sebagai sarana tranportasi di wilayah ini adalah Unta, yang mampu bertahan tidak minum berhari-hari di daerah gersang dan panas.
Air di Timur Tengah
     Kini di Timur tengah yang tanahnya tandus, air tidak lagi menjadi masalah. Air tidak hanya diperoleh dari oasis, tapi dapat diperoleh dengan menggunakan teknologi yang canggih, meskipun untuk mendapatkannya diperlukan biaya yang tinggi. Ada dua tehnik yang digunakan untuk memperoleh air, yaitu melalui penyulingan air laut (Desalinasi) dan pengeboran air tanah. Biasanya pengeboran air tanah dilakukan bersamaan dengan pengeboran Minyak bumi.
Air Zamzam
   Ada sebuah oasis di Mekkah yang tidak pernah kering. Oasis ini dikenal dengan nama Zamzam. Umat Islam percaya bahwa keberadaan air Zamzam terkait dengan kisah Siti Hajar istri Nabi Ibrahim AS. Disebutkan bahwa setelah melahirkan Nabi Ismail AS, Siti Hajar meninggalkan Ismail untuk mendapatkan air. Setelah beberapa lama mencari dan tidak mendapatkan air, ia kembali ke Ismail. Ketika melihat anaknya, Tuhan telah menunjukkan kekuasaannya, yakni secara tidak terduga gerakan kaki Ismail menyebabkan tanah yang tersentuh kakinya memancarkan air. Air itu dikenal dengan nama air Zamzam. Sumber mata air Zamzam kini dimanfaatkan oleh penduduk Mekah dan disalurkan ke kota-kota lain di Arab Saudi.
 Oasis Umm-Al Maa, Libya


NEBULA : PARTIKEL DEBU DAN GAS DI LUAR ANGKASA PEMBENTUK TATA SURYA

   Nebula adalah istilah astronomi untuk sekumpulan awan partikel debu dan gas di luar angkasa. Istilah nebula berasal dari bahasa latin yang berarti awan. Para astronom menggunakan istilah tersebut untuk galaksi jauh di luar Bimasakti. Galaksi seperti itu yang disebut nebula ekstragalaksi tampak seperti bercak cahaya kabur di antara bintang-bintang.
Nebula Tersebar dan Nebula Planeter
Para astronom kini menggunakan istilah nebula untuk kumpulan awan debu dan gas di Bimasakti dan di galaksi lain. Massa nebula digolongkan dalam dua jenis umum : nebula tersebar dan nebula planeter. 
    Nebula tersebar dapat berada dekat sebuah bintang cemerlang yang luar biasa panas. Sinar ultraviolet yang terus menerus keluar dari bintang itu memicu atom-atom gas nebula sehingga memancarkan cahaya. Nebula ini disebut nebula emisi. Para astronom yakin bahwa sebagian nebula emisi merupakan tempat bagi terbentuknya bintang-bintang baru. Gravitasi mengakibatkan sebagian dari debu dan gas nebula berkontruksi menjadi massa yang lebih kecil dan lebih padat. Tekanan dan suhu terbentuk dalam massa debu dan gas ketika kontraksi berlanjut selama jutaan tahun. Pada saatnya massa tersebut menjadi cukup panas sehingga bercahaya dan lahirlah bintang baru.
    Nebula tersebar juga dapat berada dekat sebuah bintang yang dingin atau mati. Dalam hal ini sinar ultra violet dari bintang itu terlalu lemah untuk memicu atom gas nebula untuk memancarkan cahaya. Namun partikel debu dalam nebula ini dapat memantulkan cahaya bintang. Para astronom menyebut nebula ini nebula refleksi. Jika sebuah nebula tersebar terdapat di suatu kawasan yang di dekatnya tidak ada bintang, maka nebula tersebut tidak bisa memancarkan atau memantulkan cahaya sehingga terlihat. Pada kenyataannya, partikel debunya bahkan menggelapkan cahaya dari bintang di belakangnya. Para astronom menyebut nebula ini nebula gelap .
 Animasi Nebula di Alam Semesta
    Adapun Nebula planeter merupakan awan debu dan gas mirip bola yang mengelilingi bintang-bintang tertentu. Nebula ini terbentuk ketika sebuah bintang mulai mati dan melontarkan lapisan atmosfernya ke angkasa. Ketika dilihat melalui sebuah teleskop kecil, nebula planeter tampak memiliki permukaan bulat datar seperti permukaan sebuah planet.
Nebula dan Galaksi
Pada penelitian astronomi masa lalu, kawasan buram di luar angkasa dikenal sebagai nebula. Ketika dilihat melalui teleskop, nebula tersebut mirip dengan komet. Orang yang mencoba menemukan komet dapat mengira sebuah nebula sebagai komet. Untuk menghindari kekeliruan ini, astronom Perancis Charles Messier (1730-1817) membuat daftar nebula utama sejak tahun 1750-an hingga tahun 1784. Ktalog Messier ini memuat sebanyak 110 objek yang dikenali dengan nomor Messier. Selanjtnya ditemukan banyak nebula berbentuk spiral.Sedangkan jawaban apa itu nebula spiral baru ada pada tahun 1924, dengan penemuan Edwin Hubble (1889-1953) astronom Amerika Serikat, bahwa nebula spiral berada sangat jauh di luar Bimasakti. Para astronom menyimpulkan nebula spiral tersebut adalah galaksi independent. Nebula dengan nomor Messier M31 misalnya, ternyata adalah galaksi Andromeda.
Hipotesis Nebula oleh Laplace
Pieere Simon Laplace (1749-1827),astronom asal Perancis, menyatakan teori tentang asal mula sistem tata surya pada tahun 1700-an. Menurut Laplace, sistem tata surya berkembang dari sebuah nebula raksasa amat panas yang berputar . Nebula tersebut kemudian menjadi dingin dan berkontraksi, lalu meninggalkan cincin-cincin materi yang berurutan ketika nebula itu mengecil. Cincin tersebut pada gilirannya menjadi dingin dan berkondensasi sehingga terbentuklah planet. Sisa inti pusat nebula tersebut menjadi matahari . Banyak gagasan Laplace sudah dimodifikasi dengan adanya penemuan baru, namun kebanyakan astronom yakin bahwa sistem Tata surya berkembang dari sebuah nebula.
 Nebula Planetry NGC 2818
 Nebula Planetry NGC 5189
 Nebula Spiral
Nebula Tersebar


Sumber : Ensiklopedi Umum Untuk Pelajar dan Pustaka Alam Life Alam Semesta (The Universe)