"SELAMAT DATANG DI BLOG EKOGEO"(Pendidikan, Geografi dan Lingkungan)

Senin, 15 April 2013

LELE : IKAN KONSUMSI YANG BERSUNGUT EMPAT

    Lele adalah kelompok ikan dari genus Clarias yang memiliki empat sungut seperti kumis kucing. Selain itu, lele juga dikenali dengan kepalanya yang gepeng dan batok kepala yang menyerupai tulang keras. Anggota ordo Siluriformes ini hidup di perairan tawar yang tenang.
    Ikan lele sangat populer di Indonesia, karena rasanya yang lezat dan kandungan gizinya tinggi. Oleh sebab itu, anggota suku Clariidae ini banyak dibudidayakan oleh masyarakat Indonesia. Populasi lele di Indonesia tersebar hampir di seluruh kepulauan Indonesia, namun sentra budidayanya terdapat di pulau Jawa.

 Ikan lele Dumbo
  Anatomi
    Permukaan tubuh lele tidak ditutupi dengan sisik. Tubuh ikan ini umumnya berwarna kehitaman, namun ada pula lele yang berwarna abu-abu atau merah. Bagian perut memiliki warna yang lebih terang dibandingkan dengan punggunungnya. Lele memiliki mulut yang lebar. Ikan ini dilengkapi dengan duri atau patil yang tajam dan berbisa di dekat sirip dadanya. Lele memiliki alat pernapasan tambahan berupa kantung-kantung udara yang terletak di sepanjang tulang belakangnya. Oleh sebab itu, lele mampu hidup pada perairan yang kadar oksigennya rendah, bahkan mampu hidup di lumpur.

Pecel lele
Ikan Karnivora
    Lele menyukai tempat yang gelap sehingga ikan ini aktif mencari makan pada malam hari. Lele termasuk hewan karnivora. Pakan alaminya berupa cacing tanah, cacing air, dan rayap. Kebutuhan pakan lele per hari lebih besar daripada ikan-ikan lainnya. Oleh sebab itu, para peternak lele sering memberi pakan tambahan berupa pelet.
Pemijahan benih lele
Pemijahan
    Untuk berkembang biak, lele betina dan jantan bersama-sama mencari sarang. Pemijahan terjadi setelah lele betina melepaskan telur-telurnya dan lele jantan melepaskan spermanya. Telur lele dapat berjumlah sekitar 1.000 - 4.000 butir. Pembuahan terjadi di dalam air (pembuahan eksternal). Telur dan sperma yang telah saling bertemu akan menetas sekitar 20 jam kemudian. Setelah telur menetas, lele jantan langsung pergi meninggalkan lele betina. Adapun lele betina kemudian memelihara anak-anaknya.

 Lele Dumbo

Lele Dumbo
    Selain lele biasa (Clarias batrachus), lele dumbo (Clarias gariepinus) merupakan komoditas perikanan yang populer di Indonesia. Ikan yang berasal dari Afrika ini masuk ke Indonesia sekitar tahun 1980-an. Pertumbuhan lele dumbo termasuk cepat karena ikan ini mudah beradaptasi dengan lingkungannya. Meskipun termasuk karnivora, namun lele dumbo lebih bersifat omnivora ketika muda. Ikan ini mulai dipijahkan pada umur dua tahun dan selanjutnya dapat memijah sepanjang tahun.
Anakan Lele
Budidaya
    Produksi lele hasil budidaya lebih besar daripada lele yang hidup di alam. Pembenihan lele bisa dilakukan dengan cara tradisional maupun melalui kotak pemijahan. Teknik tradisional dilakukan dengan cara menyediakan sarang dan tumbuhan air di kolam untuk tempat memijah. Setelah menetas, lele tersebut dipindahkan ke kolam pemeliharaan. Adapun pembenihan dengan kotak pemijahan dilakukan dengan cara menyediakan kolam pembenihan, kolam pemeliharaan dan kolam bertelur. Penempatan lele pada masing-masing kotak dilakukan sesuai dengan tahapan perkembangannya.

Budidaya Ikan Lele

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Mohon maaf, Blog Ini dibuat dengan konten berbagai sumber untuk menumbuhkan cinta lingkungan pada generasi muda Indonesia baik flora, fauna maupun alamnya dan sama sekali tidak bertujuan komersial.

Catatan: Hanya anggota dari blog ini yang dapat mengirim komentar.