"SELAMAT DATANG DI BLOG EKOGEO"(Pendidikan, Geografi dan Lingkungan)

Selasa, 26 Oktober 2010

BAWANG : TANAMAN BERAROMA KHAS

   
     Bawang adalah kelompok tumbuhan monokotil dari genus Allium yang batangnya membentuk umbi lapis dan memiliki aroma khas. Anggota suku Liliaceae ini mencakup beberapa spesies bawang, termasuk bawang putih (Allium Sativum), bawang merah (Allium cepa var ascalonicum), bawang bombay (Allium capa) dan bawang daun (Allium fistulosum). Keempat jenis terna semusim tersebut sering dimanfaatkan sebagai rempah-rempah dan dibudidayakan dalam skala besar di ladang.
Perkebunan Bawang Merah

Bawang Putih
    Bawang putih merupakan jenis tnaman yang berasal dari Asia Tengah. Bawang putih tumbuh subur di daerah ketinggian sekitar 600 - 1.100 m di atas permukaan laut dan bercurah hujan 1.200 - 2.400 mm pertahun. Pangkal batang tanaman ini berbentuk cakram atau umbi dan berada di dalam tanah. Daunnya berbentuk seperti pita dan berukuran panjang sekitar 10 - 15 cm. Pada umumnya, bawang putih tidak berbunga. Akan tetapi, beberapa tanaman memiliki bunga yang berwarna merah jambu, berukuran kecil, dan bertangkai pendek. Umbi bawang putih terdiri dari beberapa siung yang masing-masing terbungkus oleh selaput tipis. Selaput ini sebenarnya adalah pelepah daun. Selain kalsium, kalium dan selenium, umbi bawang putih juga mengandung senyawa asiri yang mencakup dialil disulfida, dialil trisulfida, dan alil propil disulfida.
Bawang Putih

Bawang Merah dan Bawang Bombay
    Bawang merah dan bawang bombay berbentuk rumpun dengan tinggi tanaman sekitar 15 - 25 cm. Kedua spesies tanaman ini berbatang semu dan berakar serabut. Umbi bawang merah berwarna kemerahan, berukuran kecil, dan berbau tajam. Adapun umbi bawang bombay berwarna putih kekuningan, berukuran besar, dan berbau tidak terlalu tajam.
    Bawang merah tumbuh subur pada daerah yang memiliki ketinggian sekitar 250 m di atas permukaan laut, curah hujan 2.500 mm per tahun, dan PH tanah 5,8 - 7,0. Di Indonesia, sentra penanaman bawang merah terdapat di pulau Jawa. Bawang bombay tumbuh subur di dataran rendah sampai daerah yang berketinggian 100-600 m di atas permukaan laut. Tanaman ini membutuhkan curah hujan sekitar 1.000 mm per tahun. Bawang bombay banyak di budidayakan di Cina, Pakistan dan India. Penanamannya di Indonesia belum banyak dilakukan.
 Bawang Merah

Bawang Bombay
Bawang Daun
    Bawang daun merupakan spesies tanaman yang berasal dari Asia Tenggara dan kemudian meluas ke daerah-daerah tropis dan subtropis. Daun tanaman ini berwarna hijau dan berukuran sekitar 18-30 cm. Bawang daun tumbuh subur pada dataran tinggi yang berketinggian sekitar 900 - 1.700 m di atas permukaan laut. Tanah yang memiliki PH (kadar keasaman) 6.5 - 7.5 dan aerasi yang baik sangat cocok untuk pertumbuhanbawang daun.
    Tanaman ini dikelompokkan menjadi dua tipe yaitu tipe bulat panjang denganbagian dalam yang berlubang dan tipe panjang pipih dengan bagian dalam yang tidak berlubang. Saat ini, bawang daun banyak di budidayakan di daerah pegunungan, seperti Cipanas dan Lembang (Jawa Barat) serta Malang (Jawa Timur).
Bawang Daun

Manfaat Bawang
    Selain sebagai rempah-rempah, bawang putih, bawang daun, dan bawang merah memiliki manfaat yang beragam. Bawang putih berguna sebagai antioksidan karena berkhasiat untuk membersihkan darah dan senyawa beracun. Secara tradisional, bawang daun dimanfaatkan sebagai obat pelancar pencernaan dan penghilang lendir pada tenggorokkan. Adapun bawang merah digunakan sebagai penurun demam.
Bibit Bawang putih

Rabu, 13 Oktober 2010

AFRIKA : THE BLACK CONTINENT

    Benua Afrika adalah benua terbesar kedua di dunia dalam hal wilayah dan jumlah penduduk setelah Asia. Wilayahnya meliputi seperlima daratan dunia. Gurun pasir terbesar di dunia, yakni Sahara, terbentang di Afrika bagian utara. Gurun pasir ini hampir seluas negara Amerika Serikat (AS). Di Afrika juga terdapat sungai terpanjang di dunia, yakni Sungai Nil.
Gajah Afrika, mamalia darat terbesar di muka bumi
    Penduduk Afrika mencapai sekitar 900 juta orang, dengan populasi terbanyak (75%) berasal dari keturunan Afrika kulit hitam. Sisanya berasal dari keturunan Arab, Berber, Eropa dan Asia. Sebagian besar penduduk kulit hitam menempati bagian selatan Sahara, bagian utaranya ditempati keturunan Arab dan Berber. Keturunan Eropa menempati bagian selatan Afrika.
    Lebih dari 800 bahasa digunakan di Afrika, namun yang paling luas penggunaannya adalah bahasa Arab, Swahili dan Hausa. Ratusan agama tradisional terdapat di Afrika karena masing-masing etnik memiliki kepercayaannya sendiri. Sekitar 150 juta penduduknya beragama Islam. Agama Kristen dianut oleh sekitar 130 juta penduduk.

Gurun Sahara di Afrika Utara
Sejarah Afrika
    Afrika sering disebut tempat kelahiran ras manusia. Beberapa fosil tertua berbentuk manusia ditemukan di Afrika bagian Timur dan Selatan. Para ahli berkesimpulan bahwa manusia sudah hidup di Afrika bagian timur dua juta tahun yang lalu. Tanah subur di lembah Nil menunjang pertumbuhan masyarakat Afrika yang kemudian berkembang menjadi negara kecil dan menjadi satu peradaban besar dengan Menes sebagai raja Mesir pada tahun 3100 SM.
    Pada tahun 500 M agama kristen memasuki Afrika bagian utara. Masuknya Islam merupakan salah satu perkembangan terpenting dalam sejarah Afrika. Bangsa Arab dan Islam berhasil membangun kekhalifahan yang terbentang dari Timur Tengah melintasi Afrika bagian utara hingga Spanyol pada tahun 710 M.
    Sejak tahun 1400-an Eropa memasuki Afrika dan menjadikan orang kulit hitam Afrika sebagai budak mereka. Pada awal tahun 1900-an Afrika telah terbagi dalam beberapa daerah koloni Eropa. Banyak masyarakat Afrika melakukan perlawanan terhadap pemerintahan kolonial. Baru pada pertengahan 1960-an hampir seluruh bangsa Afrika memperoleh kemerdekaan dari Eropa.

Karavan Unta melintasi Gurun Sahara, di Afrika Utara
Ekonomi
    Perekonomian Afrika ditunjang oleh sektor pengolahan hasil pertanian (agrikultur), seperti kakao, kopi, pisang, kapas, kacang, karet, gula, dan teh. Sektor pertambangan mencapai setengah nilai ekspor Afrika. Namun kekayaan mineral ini tidak tersebar secara merata. Afrika Selatan, Libya, Nigeria, Aljazair, dan Zambia adalah pengekspor terbesar mineral Afrika.

Suku Tuareg di Afrika Barat laut
Afrika Utara
    Afrika Utara terletak di sepanjang laut Mediterania sehingga kawasan ini lebih dekat hubungannya dengan Eropa dan Timur Tengah. Kawasan ini meliputi Mauritania, Maroko, Aljazair, Tunisia, Libya dan Mesir. Pada masa lalu wilayah Afrika Utara dikenal dengan nama Magrribi.
    Sekitar setengah populasi penduduk Afrika Utara tinggal di pedesaan. Banyak penduduk pedesaan dan sebagian penduduk perkotaan di Afrika Utara mengenakan pakaian tradisional. Laki-laki memakai pakaian seperti jubah panjang yang longgar dan sorban (penutup kepala). Kaum perempuan memakai pakaian panjang dengan semacam kerudung kepala dan banyak diantaranya memakai penutup muka (burqa) sehingga hanya matanya saja yang terlihat.

Suku Bushmen, di Kalahari, Afrika Barat Daya

Kalahari
    Kalahari adalah nama gurun pasir terbesar di Afrika bagian selatan. Permukaan gurun ini tertutup tanah yang pada umumnya berupa pasir lunak berwarna merah. Gurun Kalahari berbentuk cekung mirip piring. Karena itu oleh para ahli geografi gurun ini disebut sebagai cekungan Kalahari.
Suku Masai di Kalahari dan Afrika Tenggara

Sahara Selatan
    Sebagian besar penduduk di selatan sahara adalah orang Afrika kulit hitam. Mereka umumnya hidup di pedesaan dan bekerja sebagai petani dan peternak. Pertaniannya meliputi gandum, jagung, kacang, pisang, dan beras. Petani juga berternak ayam, kambing, domba dan Unta.
    Benua Afrika memiliki ribuan spesies hewan liar mamalia, reptil, amfibi, ikan dan serangga. Kawanan kerbau, jerapah, dan zebra menempati padang rumput kawasan timur dan selatan. Gajah hidup di bagian timur dan tenggara. Buaya dan kuda nil hidup di sungai dan rawa tropis. Kera dan simpanse tinggal di hutan. Burung Flamengo, pelikan dan angsa dapat ditemukan di Afrika bagian selatan dan timur. Burung unta hidup di barat Sahara.

Suku Zulu, Afrika Selatan
Negara Terbesar dan Terkecil.
    Negara terbesar di Afrika sebelumnya adalah Sudan dengan luas wilayah mencapai lebih dari 2,5 juta km2, namun semenjak Sudan selatan memperoleh kemerdekaan terpisah dari Sudan, maka negara terluas di Afrika adalah Aljazair dengan luas wilayah mencapai 2,4 juta Km2. Sedangkan negara terkecil di benua ini adalah Seychelles di samudera Hindia yang hanya memiliki wilayah seluas 455 km2. Rata-rata jumlah penduduk di negara-negara Afrika adalah sekitar 5 juta orang sedangkan Nigeria dan Mesir merupakan negara berpenduduk tertinggi di Afrika.

Suku Surma, di Sahara Selatan

Sungai Kongo
    Sungai terpanjang di Afrika adalah sungai Nil (6.500 km), namun sungai yang memiliki aliran lebih luas di benua ini adalah sungai Kongo yang disebut juga sungai Zaire. Lembah sungai ini merupakan terbesar kedua di dunia setelah lembah sungai Amazon di Amerika Selatan. Di bagian tengah daeah aliran sungai ini terdapat salah satu hutan basah tropis yang paling luas dan paling lebat di dunia. Garis Khatulistiwa melintasi bagian tengah hutan basah ini. Berbagai jenis flora maupun fauna hidup di sini, seperti gorila dan antelop.

Sungai Kongo, jantungnya Afrika
Luas dan Bagian Terjauh
    Total luas wilayah benua Afrika diperkirakan sebesar 30.365.000 km2. Panjang dari Utara ke Selatan sekitar 8.000 km, sedangkan dari timur ke barat sekitar 7.400 km. Bagian paling utara adalah daerah Abyad, Tunisia, bagian paling selatan adalah Cape agulhas, Afrika Selatan. Adapun bagian paling timur adalah daerah Xaafun, di negara Somalia dan bagian paling barat adalah daerah Almadi di negara Senegal.

Sumber : Ensiklopedi Umum Untuk Pelajar

CACING : INVERTEBRATA BERTUBUH LUNAK DAN PANJANG

    Cacing merupakan kelompok invertebrata yang bertubuh lunak dan panjang, namun tidak memiliki anggota gerak. Cacing tersebar hampir di seluruh dunia. Meskipun sebagian besar hidup sebagai parasit di tubuh organisme lain, namun beberapa kelompok cacing seperti cacing tanah (genus Pheretima), cacing palolo (Eunice viridis), cacing wawo (Lysidice oele) dan lintah (Hirudo medicinalis) bermanfaat sebagai penyubur tanah, bahan makanan sumber protein dan obat.
    Ada ribuan jenis cacing, mulai dari cacing tambang yang sangat kecil hingga cacing hujan raksasa. Meskipun demikian, cacing dikelompokkan menjadi tiga filum yaitu filum Platyhelminthes (cacing pipih), filum Nemathelminthes (cacing gilik) dan Annelida (Cacing berbuku-buku).
Giant Worm dari Hutan Amazone, Brazil
Platyhelminthes
    Platyhelminthes atau cacing pipih memiliki tubuh yang pipih, triploblastik (memiliki tiga lapisan tubuh), dan bilateral simetris (dorsal-ventral dan antireor-postireor). Sebagian cacing pipih hidup secara bebas, sedangkan sebagian yang lain hidup sebagai parasit. Cacing pipih terbagi dalam tiga kelas, yaitu kelas Turbellaria (cacing berambut getar), Trematoda (cacing hisap), dan Cestoda (cacing pita). Beberapa jenis cacing pipih antara lain adalah planaria dan cacing pita babi (Taenia solium).
    Organ pencernaan pada cacing pipih terdiri dari mulut, faring (tenggorokkan), esofagus (kerongkongan) dan usus. Usus tersebut bercabang-cabang sehingga membentuk saluran-saluran untuk mengedarkan makanan. Oleh sebab itu, sistem pencernaan cacing pipih disebut sistem gastrovaskuler. Reproduksi cacing pipih berlangsung secara aseksual (membelah diri) maupun seksual. Meskipun umumnya bersifat hermofrodit, namun reproduksi seksual pada cacing pipih berlangsung dengan perkawinan silang.

Nemathelminthes
    Tubuh Nemathelminthes atau cacing gilik berbentuk silinder memanjang, namun tidak memiliki segmen atau ruas-ruas. Cacing ini memiliki sistem percernaan dan reproduksi yang lebih maju daripada cacing pipih. Berbeda dengan cacing pipih, cacing gilik tidak menggunakan sistem pencernaan gastrovaskuler. Selain itu, organ reproduksinya juga terpisah antara jantan dan betina. Meskipun demikian, cacing gilik tidak memiliki sistem pernapasan dan peredaran darah. Sebagian besar cacing gilik hidup sebagai parasit di dalam tubuh hewan, tumbuhan dan manusia. Beberapa spesies cacing gilik antara lain adalah cacing gelang (Ascaris lumbricoides), cacing tambang (Ancylostoma duodenale), serta cacing kremi (Enterobius vermicularis).

Annelida
    Tubuh Annelida berbentuk gilik yang memanjang dan beruas-ruas. Saluran pencernaannya terdiri dari mulut, faring, esofagus, ventrikulus (perut besar), usus, dan anus. Reproduksi cacing ini berlangsung secara seksual. Sebagian besar Annelida bersifat hermafrodit. Annelida terbagi dalam tiga kelas yaitu kelas Polycheata, Oligocheata dan Hirudinea. beberapa spesies Annelida antara lain adalah cacing kipas (Phyllodoce maculata), Tubbiflex dan pacet (Haemadipsa javanica).

Beberapa Jenis Cacing Parasit

  • Fasciola hepatica : parasit pada hati domba
  • Fasciola gigantica : parasit pada hati sapi
  • Clonorcis sinensis : parasit pada hati manusia
  • Schistosoma sp : penyebab penyakit schistosomamiasis yang hidup di dalam vena (pembuluh darah balik) manusia, babi, biri-biri, rodensia dan sapi.
  • Trichinella spiralis : penyebab penyakit trichinosis yang hidup di dalam usus manusia dan karnivora lainnya.
  • Wuchereria brancrofti : penyebab penyakit kaki gajah yang hidup di sistem limfa manusia.
  • Taenia saginata : parasit pada daging sapi
  • Diphyllobothrium latum : parasit pada daging ikan
 cacing Tambang
 Cacing Tanah
 Cacing Kremi
 Cacing Pita
Cacing Gelang

Senin, 04 Oktober 2010

ORANG UTAN : PRIMATA MIRIP MANUSIA

    Orangutan (Pongo pygmaeus) adalah jenis primata atau kera dari suku Pongidae yang habitat aslinya berada di kawasan hutan Kalimantan dan Sumatera. Mamalia cerdas ini terdiri dari dua sub spesies, yaitu orangutan kalimantan (Pongo pygmaeus pygmaeus) dan Orangutan sumatera (Pongo pygmaeus abelii). Akibat perburuan, perdagangan ilegal, dan kerusakan habitat, populasi orangutan mengalami penurunan yang tajam sehingga keberadaan hewan ini dilindungi oleh pemerintah Indonesia dan Malaysia.
    Orangutan mempunyai mata dan telinga kecil, muka lebar, bantalan pipi besar, dan bibir menonjol. Selain itu, orangutan juga memiliki lengan dan kaki yang panjang dan kuat. Meskipun tidak memiliki alis yang lebat, namun dahi orangutan lebih tinggi daripada gorila dan simpanse. Hampir seluruh permukaan tubuhnya ditumbuhi dengan rambut yang panjang dan berwarna cokelat kemerahan. Orangutan jantan biasanya berukuran lebih besar daripada orangutan betina. Tinggi orangutan jantan dapat mencapai 137 cm (betina 78 cm) dengan bobot sekitar 85 kg (betina 37 kg).
Anak Orang Utan
Hewan Diurnal
    Hampir seluruh hidup orangutan dihabiskan dengan bergelantungan di atas pohon. Meskipun demikian, orangutan sesekali turun dari pohon dan berjalan di atas tanah. Ketika berjalan, hewan ini menyeret kakinya sambil mengangkat lengannya di atas kepala sebagai penyeimbang. Orangutan biasanya membuat tempat beristirahat di pohon yang berupa panggung dari ranting-ranting  dan dedaunan. Sebagai hewan diurnal,orangutan mencari makanan pada siang hari dan tidur pada malam hari. Pakan orangutan berupa buah-buahan, daun-daun muda, bunga, kulit kayu, madu dan serangga.

Musim Kawin
    Orangutan dapat hidup sendiri atau berkelompok. Kematangan organ-organ reproduksi orangutan jantan tercapai pada umur 15 tahun, sedangkan orangutan betina pada umur 12 tahun. Musim kawin orangutan biasanya ditandai dengan perkelahian sesama orangutan jantan untuk memperebutkan pasangannya. Orangutan betina memiliki siklus menstruasi 29-32 hari dengan masa menstruasi 3-4 hari. Masa bunting berlangsung selama 8 bulan . Umumnya orangutan betina hanya melahirkan seekor anak. Anak orangutan selanjutnya diasuh oleh induknya selama 3-4 tahun. Selama dalam pengasuhan, anak orangutan disusui dan diberi makanan padat. Masa hidup orangutan dapat mencapai 60 tahun.

Sarang
    Sarang orangutan umumnya dibuat dari dahan-dahan yang berserakan. Asal ada tempat yang cocok, dalam beberapa menit mereka dapat membuat sarang. Namun sarang yang dibuat pada saat cuaca buruk, ada wabah penyakit atau kelahiran anak biasanya lebih besar dan kokoh.

Tidak Suka Perairan
    Orangutan tidak menyukai perairan dalam dan tidak bisa berenang.Mereka menyeberangi sungai dengan cara memanjat dahan yang menggantung di atas sungai. Orangutan hanya datang ke tepi sungai bila inginminum. Mereka membungkuk untuk menghirup air atau membasuh diri.

Taman Nasional Tanjung Puting
    Area konservasi dan rehabilitasi orangutan terbesar di Indonesia adalah Taman Nasional Tanjung Puting yang terletak di kotawaringin Barat dan kotawaringin Timur provinsi Kalimantan Tengah. Area seluas 415.040 hektar ini ditetapkan sebagai taman nasional sejak 1982. Selain orangutan, Tanjung puting memiliki keanekaragaman flora dan fauna antara lain Owa-owa, kijang, bekantan, pohon meranti, keruing dan kayu ulin. Saat ini, konservasi orangutan di Tanjung puting didukung  oleh beberapa lembaga  seperti Yayasan pencinta Taman Nasional (YPTN) dan Orangutan Foundation International (OFI).
 Orangutan di atas pohon
 Orangutan Kalimantan
 Orangutan Sumatera
Sepasang orangutan bermesraan