"SELAMAT DATANG DI BLOG EKOGEO"(Pendidikan, Geografi dan Lingkungan)

Minggu, 25 September 2016

TROPIKA : BENTANG ALAM DI SEKITAR GARIS KHATULISTIWA

    Tropika adalah kawasan di bumi, baik di darat maupun laut, yang terletak sekitar 2.570 km di utara dan selatan khatulistiwa. Kawasan ini dibatasi oleh dua garis imajiner, yaitu Tropika Cancer dan Tropica Capricorn. Tropika Cancer terletak pada 23o27' LU, sedangkan Tropica Capricorn pada 23o27"LS. Kawasan ini senantiasa mendapat sinar matahari secara langsung, sehingga bersuhu hangat hingga panas sepanjang tahun.
    Di tropika suhu tidak banyak berubah karena jumlah sinar matahari hanya sedikit berbeda darimusim ke musim. Di daerah khatulistiwa matahari bersinar 12 jam per hari. Dipinggir tropika, sinar matahari bervariasi dari sekitar 13,5 jam pada musimpanas.

Musim Hujan dan Kemarau
    Sebagian besar kawasan tropika memilikimusim hujan dan kemarau yang tetap. Kawasan yang dekat dengan khatulistiwa memiliki banyak curah hujan pada segala musim dan ditumbuhi hutan hujan tropis. Adapun kawasan yang berada di sebelah utara dan selatan khatulistiwa, musim hujan terjadi setahun sekali dan dua kali musim kemarau yang singkat. Kawasan ini ditumbuhi hutan dengan pohon yang daunnya gugur selama musim kemarau. Daerah yang lebih jauh dari khatulistiwa memiliki satu musim kemarau yang panjang setiap tahun. Kawasan ini ditumbuhi sabana yaitu padang rumput dengan pepohonan dan semak.
Hutan Hujan Tropis
    Di kawasan tropika, hutan hujan tropis hanya menutupi sekitar 6-7% permukaan bumi. Akan tetapi hutan ini dapat menghidupi lebih dari separuh spesies flora dan fauna di bumi. Manusiapun memperoleh manfaat dari hutan hujan tropis seperti sumber kayu, makanan dan obat-obatan. Hutan hujan tropis juga dapat mengatur iklim bumi dan membersihkan udara dengan cara menyerap gas karbondioksida dan mengeluarkan oksigen. Disamping itu hutan hujan tropis juga menjadi tempat tinggal jutaan orang, seperti suku Indian di Amerika Selatan, Dayak di Kalimantan, dan orang Pygmi di afrika Tengah. Mereka hidup dari berburu, menangkap ikan, mengumpulkan hasil hutan dan bertani.

Konsevasi Hutan Tropika
    Organisasi Konservasi hutan tropika, seperti World Wildlife Fund (WWF), Consevation International, dan Nature Consevancy, bekerjasama dengan pemerintah di seluruh negara di dunia untuk menyelamatkan hutan tropis. Kerjasama tersebut antara lain dengan menetapkan kawasan hutan lindung, mengatur hutan secara bijaksana, dan meningkatkan kesadaran masyarakat tentang manfaat hutan.
 Hutan Tropis basah
 Hutan hujan Tropis Amazone
Hutan hujan Tropis Indonesia

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Mohon maaf, Blog Ini dibuat dengan konten berbagai sumber untuk menumbuhkan cinta lingkungan pada generasi muda Indonesia baik flora, fauna maupun alamnya dan sama sekali tidak bertujuan komersial.

Catatan: Hanya anggota dari blog ini yang dapat mengirim komentar.