"SELAMAT DATANG DI BLOG EKOGEO"(Pendidikan, Geografi dan Lingkungan)

Minggu, 16 Oktober 2016

AMFIBI : VERTEBRATA YANG HIDUP DI DUA ALAM

    Amfibi adalah sebutan bagi hewan bertulang belakang (vertebrata) yang dapat hidup di darat dan di air. Istilah amfibi berarti kehidupan rangkap. Saat ini kira-kira terdapat 3.000 jenis amfibi yang masih hidup dan terbagi dalam 3 bangsa (ordo), yaitu Apoda (salamander cacing), Caudata (salamander) dan Anura (katak dan bangkong).
    Amfibi pertama diperkirakan muncul 350 juta tahun lalu yang merupakan genus Ichthyyostega. Hewan ini memiliki ekor yang mirip dengan ekor ikan dan anggota tubuh lainnya mirip dengan katak. Nenek moyang amfibi diduga berasal dari ikan primitif genus Crossopterygii. Beberapa fosil amfibi panjangnya mencapai 2,5 m. Diperkirakan amfibi mendominasi pada zaman Karbon (350-225 juta tahun yang lalu). Pada masa itu bumi ditutupi oleh rawa yang luas, kehidupan tumbuhan yang berlimpah, dan terdapat banyak insekta sebagai makanan amfibi.
    Saat ini amfibi merupakan kelas terkecil di anatara vertebrata lainnya. kegiatan manusia adalah faktor yang paling banyak mengurangi jenis binatang ini. Umumnya amfibi banyak dijumpai di perairan tawar dan sekitarnya, meskipun adapula yang hidup di padang pasir atau air payau. Binatang ini menyebar hampir di seluruh penjuru dunia, kecuali di daerah kutub.
Animasi Lompatan Katak

Hewan berdarah dingin
    Amfibi adalah hewan berdarah dingin yang mampu menyesuaikan cara hidupnya dengan lingkungan. Di daerah beriklim sedang bila musim dingin tiba, hewan ini akan bersembunyi dengan cara mengubur diri di dalam lumpur parit, kubangan atau tanah yang basah di antara bebatuan. Selama masa persembunyiannya, hewan ini tidak makan. Mereka juga hanya memerlukan pertukaran udara yang sangat sedikit. Pertukaran udara ini berlangsung melalui kulit.

Pernapasan
    Organ pernapasan adalah organ yang sangat penting pada amfibi. Agar dapat hidup di darat dan di air hewan ini melakukan penyesuaian pada sistem pernapasannya. Pada tahap larva, amfibi bernafas melalui insang. Ketika dewasa paru-parunya berkembang untuk pernapasan di darat. Akan tetapi, pertukaran zat pada umumnya dilakukan melalui kulit.

Perkembangbiakan
    Amfibi biasanya berkembang biak dalam musim tertentu.Pada daerah beriklim sedang, Katak dan Salamander berkembang biak selama musim semi, sedangkan pada daerah tropis mereka berkembang biak pada permulaan musim hujan. Hewan ini biasanya bertelur dalamair. Pembuahan pada katak dan bangkong terjadi di luar tubuh, sedangkan pada salamander terjadi didalam tubuh. Perkembangan Amfibi terjadi dalam dua tahap : telur berkembang serta berubah menjadi larva dan kemudian larva berubah menjadi hewan dewasa.Proses ini disebut metamorfosa.
 Katak Pohon Hijau
 Katak bergaris merah
 Katak Emas
 Katak biru beracun
 Katak Bangkong
 Salamander coklat
 Salamander merah
Salamander lurik

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Mohon maaf, Blog Ini dibuat dengan konten berbagai sumber untuk menumbuhkan cinta lingkungan pada generasi muda Indonesia baik flora, fauna maupun alamnya dan sama sekali tidak bertujuan komersial.

Catatan: Hanya anggota dari blog ini yang dapat mengirim komentar.